Minggu, 26 November 2017

Apa sih yang menyebabkan kesemutan?

Apa sih yang menyebabkan kesemutan?

Setelah duduk bersila dalam waktu lama, tiba-tiba Anda tidak bisa merasakan apa pun pada kaki Anda atau seperti mati rasa. Kondisi ini dinamakan kesemutan atau dalam istilah medisnya disebut parestesia.
Penyebab terjadinya kesemutan beragam, ada yang bersifat sementara dan ada pula yang sifatnya berkepanjangan.

Penyebab Kesemutan Sementara

Kesemutan sementara terjadi ketika ada anggota tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu lama. Hal ini membuat pasokan darah ke saraf di daerah itu menjadi terhambat. Anda bisa merasakan kesemutan pada kaki setelah duduk bersila atau memakai sepatu terlalu kecil. Kesemutan pada tangan juga dapat dirasakan, misalnya ketika tidur dengan posisi kepala menindih lengan.
Karena bersifat sementara, kondisi ini bisa mereda dengan sendirinya jika Anda membebaskan area yang kesemutan dari tekanan, seperti meluruskan kaki setelah duduk bersila atau melepaskan tangan yang tertindih. Dengan begitu aliran darah akan kembali lancar.
Selain tekanan, penyebab kesemutan sementara bisa disebabkan oleh dehidrasi dan hiperventilasi, yaitu kondisi pada saat Anda bernapas terlalu cepat.
Penyebab lain adalah penyakit Raynaud. Penyakit ini memengaruhi pasokan darah ke area tertentu pada tubuh, seperti jari-jari tangan dan kaki. Penyakit ini khususnya menyerang saat penderita sedang stres, gelisah, atau berada di ruangan bersuhu dingin.

Penyebab Kesemutan Berkepanjangan

Kesemutan yang terjadi secara berkepanjangan biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatan Anda, misalnya akibat menderita penyakit diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, kanker, ketidakseimbangan hormon, multiple sclerosis atau sklerosis ganda, atau CTS (carpal tunnel syndrome) atau sindrom lorong karpal, kompresi saraf ulnar.
Selain itu, obat-obatan yang sedang Anda konsumsi juga bisa memicu kesemutan, misalnya obat-obatan kemoterapi yang digunakan untuk mengatasi kanker payudara dan limfoma, obat pencegah kejang, antibiotik, dan obat untuk penyakit HIV/AIDS.
Terpapar zat beracun juga bisa menimbulkan kesemutan. Zat-zat beracun terkait, misalnya merkuri, talium, timbal arsenik, dan beberapa bahan kimia industrial lainnya.
Faktor lain yang menyebabkan kesemutan berkepanjangan adalah malanutrisi atau kondisi tubuh saat kekurangan nutrisi penting akibat pola makan yang buruk, kekurangan vitamin B12, dan akibat mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Bagaimana Cara Mengetahui Penyebab Pasti Kesemutan?

Jika Anda sering merasa kesemutan, Anda bisa menanyakan penyebabnya ke dokter. Beberapa tes mungkin akan dijalani, seperti tes darah, tes elektromiogram, pemeriksaan cairan serebrospinal, tes konduksi saraf, tes MRI, dan biopsi saraf. Tapi sebelum menjalani prosedur medis, dokter akan menanyakan gejala yang Anda alami, riwayat kesehatan Anda, kondisi lingkungan kerja, gaya hidup Anda, serta riwayat penyakit keluarga.
Setelah diagnosis ditegakkan, Anda akan lebih mudah menangani kesemutan yang Anda alami. Sebagai contoh, jika kesemutan terjadi karena diabetes, maka dokter akan mengingatkan Anda untuk selalu mengontrol kadar gula darah, rutin menyuntikkan insulin, dan menerapkan pola makan sehat.
Secara umum, kesemutan bisa diminimalisasi dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, misalnya:
§  Menghindari terpapar racun.
§  Menghindari atau membatasi konsumsi minuman beralkohol.
§  Pola makan yang sehat.
§  Senantiasa menjaga berat badan ideal.
§  Mengobati dan mengontrol penyakit kronis jika ada, seperti diabetes atau gagal ginjal.
Kebanyakan kasus kesemutan yang terjadi bersifat sementara. Anda disarankan untuk segera mengunjungi dokter jika kesemutan yang Anda alami memburuk, disertai kemunculan ruam, diiringi pusing, kejang otot atau gejala lain yang tidak biasa, menjadi lebih sering buang air kecil, timbul rasa nyeri di leher, lengan bawah dan jari, tubuh terasa lemah atau tidak bisa bergerak, dan kehilangan kesadaran.


Sumber : http://www.alodokter.com/sering-kesemutan-ini-penyebabnya

Arti Tinggi Dan Rendahnya Kadar Gula Darah Dalam Tubuh

Arti Tinggi Dan Rendahnya Kadar Gula Darah Dalam Tubuh

Dalam ilmu medis, keberadaan gula atau zat glukosa dalam darah disebut gula darah. Kadar gula darah yang normal pada tubuh penting bagi kinerja dan kesehatan tubuh.
Namun beda cerita jika kadarnya terlalu tinggi atau rendah. Kadar gula darah yang terlalu tinggi atau rendah bisa memberikan dampak buruk baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Tinggi?

Kadar gula darah Anda dikatakan terlalu tinggi jika melebihi angka 200 mg/dL. Dalam ilmu medis, kadar gula darah terlalu tinggi disebut hiperglikemia.
Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin maupun akibat resistensi insulin, yaitu hormon yang dilepas oleh pankreas. Insulin berfungsi menyebarkan gula dalam darah ke seluruh sel-sel tubuh agar bisa diproses menjadi energi.
Kebanyakan kondisi ini dialami oleh penderita diabetes yang tidak bisa menjalani gaya hidup sehat, misalnya terlalu banyak makan, kurang berolahraga, atau lupa mengonsumsi obat diabetes atau insulin. Kondisi lain yang menyebabkan hiperglikemia pada penderita diabetes adalah:
§  Stres.
§  Mengonsumsi obat-obatan steroid.
§  Sedang menjalani operasi.
§  Sedang terinfeksi penyakit tertentu.
Orang normal yang tidak menderita diabetes juga bisa terkena hiperglikemia, terutama jika dia sedang menderita sakit berat.
Tanda-tanda Anda memiliki kadar gula darah terlalu tinggi adalah badan terasa lelah, nafsu makan menggila, bobot tubuh berkurang, sering merasa haus, dan sering buang air kecil.
Jika kadar gula darah Anda melebihi 350 mg/dL, gejala yang akan Anda rasakan seperti perasaan mudah gelisah, tingkat kesadaran menurun, sangat kehausan, penglihatan tidak jelas, dan pusing. Perubahan pada kondisi kulit juga dapat terlihat, seperti memerah, kering, dan terasa panas.
Selain menderita hal-hal tersebut, kadar gula darah terlalu tinggi, terutama yang tidak pernah mendapat pengobatan, juga bisa menyebabkan bahaya serius seperti ketoasidosis diabetik atau sindrom diabetes hiperosmolar.
Selain itu, Anda juga bisa mengalami infeksi pada gigi dan gusi, masalah kulit, osteoporosis, gagal ginjal, kerusakan saraf, kebutaan, dan penyakit kardiovaskular.

Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Rendah?

Gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah Anda berada di bawah 70 mg/dL. Kondisi ini juga umum terjadi pada penderita diabetes. Efek samping dari obat-obatan yang digunakan untuk mengobati diabetes bisa menurunkan kadar gula darah secara berlebihan.
Insulin pada penderita diabetes umumnya tidak berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, penderita diabetes diharuskan mengonsumsi insulin atau obat-obatan yang bisa menurunkan kadar gula darah. Sayangnya, karena dikonsumsi terlalu banyak, insulin atau obat anti-diabetes bisa membuat gula darah turun drastis.
Hipoglikemia akan cepat terjadi jika insulin atau obat anti-diabetes tidak diiringi oleh asupan makanan yang cukup atau justru tidak makan sama sekali. Olahraga yang berlebihan juga bisa memicu kondisi ini.
Kondisi ini juga bisa dialami oleh kalangan yang bukan penderita diabetes. Beberapa penyebab yang mungkin memicu hipoglikemia, antara lain:
§  Mengidap penyakit kritis tertentu, seperti hepatitis, anoreksia nervosa, atau tumor langka pada pankreas.
§  Kekurangan hormon tertentu.
§  Mengonsumsi obat anti-diabetes milik orang lain atau obat seperti quinine.
Jika kadar gula darah Anda rendah, tubuh akan lemas dan tidak bertenaga. Tanda-tanda yang bisa Anda rasakan adalah kulit berubah pucat, berkeringat, kelaparan, kelelahan, jantung berdebar, kesemutan di area mulut, gelisah, dan mudah marah . Dampak yang akan Anda alami ketika kadar gula darah terlalu rendah (di bawah 40 mg/dL), antara lain:
§  Bicara yang melantur.
§  Sulit untuk berkonsentrasi.
§  Tidak mampu berdiri atau berjalan.
§  Otot berkedut.
§  Kejang.
§  Stroke.
§  Koma.
§  Meninggal.

Lalu Berapa Kadar Gula Darah Normal?

Kadar gula darah normal tidak selalu sama, tergantung kapan tes yang Anda jalani dan kondisi tubuh Anda. Hal seperti mengonsumsi alkohol atau kafein bisa memengaruhi kadar gula darah. Berikut ini adalah kadar gula darah normal. Namun ini hanyalah perkiraan saja karena tiap laboratorium memiliki patokan yang berbeda-beda.
§  Jika Anda melakukan tes dua jam setelah makan, maka kadar normal gula darah adalah kurang dari 140 mg/dL atau 7.8 mmol/L. Angka ini berlaku pada kalangan yang berusia di bawah 50 tahun. Bagi mereka yang berusia 50-60 tahun, kadar normalnya adalah kurang dari 150 mg/dL atau 8.3 mmol/L. Jika Anda berusia 60 tahun ke atas, maka kadar normal gula darah adalah 160 mg/dL atau 8.9 mmol/L.
§  Jika Anda melakukan tes gula darah yang mengharuskan puasa, maka kadar normal gula darah Anda dapat berada kurang atau sama dengan 100 mg/dL atau 5.6 mmol/L.
§  Jika Anda melakukan tes gula darah acak, maka hasilnya tidak bisa disamakan. Hasilnya tergantung dari kapan dan apa yang Anda makan sebelum menjalani tes. Namun umumnya kadar normal gula darah berada di angka 80-120 mg/dL atau 4.4-6.6 mmol/L (jika melakukan tes sebelum makan atau setelah bangun tidur). Jika melakukan tes pada waktu ingin tidur, maka angka normal adalah 100-140 mg/dL atau 5.5-7.7 mmol/L.
§  Jika Anda menjalani tes hemoglobin untuk gula darah, maka kadar normal adalah kurang dari atau sekitar 7 persen.
Pastikan Anda mencatat tanggal tes dan hasilnya. Perhatikan pula apa saja yang Anda konsumsi atau aktivitas yang dilakukan sebelum menjalani tes itu. Dengan rutin mengecek tes gula darah dan menjalani hidup sehat, Anda bisa terhindar dari efek negatif dari tinggi atau rendahnya kadar gula darah.


Sumber : http://www.alodokter.com/arti-tinggi-dan-rendahnya-kadar-gula-darah-dalam-tubuh

Sabtu, 25 November 2017

Masuk angin itu kemasukan angin?

Masuk angin sebenarnya adalah bukan angin yang masuk ke dalam tubuh, tetapi pembuluh darah di kulit yang menyempit. Dengan menyempitnya pembuluh darah, otot menjadi kekurangan pasokan oksigen, sehingga mengalami nyeri otot (mialga) atau pegal-pegal. Mekanisme kekebalan tubuh juga akan menurun akibat penyempitan pembuluh darah di kulit sehingga rentan serangan virus.

Penyempitan pembuluh darah di sebabkan oleh terpaparnya kulit pada udara atau angin dingin, sehingga kulit bereaksi dengan cara mempersempit pembuluh darah. Jadi bukan angin yang masuk, melainkan pembuluh darah yang kedinginan. Penyebab lain adalah karena badan kurang gerak sehingga dinding pembuluh darah menjadi kurang luwes.

Penyempitan pembuluh darah ini adalah mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu tubuh (hipotermia), namun dampak dari penyempitan pembuluh darah ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya hasil metabolisme berupa asam laktat terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan menjadi terasa pegal-pegal.

Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri dan virus. Perlambatan ini juga membuat seseorang rentan terkena penyakit batuk, pilek dan lain-lain.
Perihal perut kembung, disebabkan oleh cuaca dingin yang menyebabkanperlambatan gerak peristaltik usus. Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah), dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.
Istilah masuk angin mungkin hanya di kenal di Asia, termasuk di Indonesia dan Cina. Di Cina, istilah masuk angin dinamakan "Cin Fong" yang artinya sama persis yaitu "masuk angin". Dalam ilmu kedokteran tidak ada istilah penyakit masuk angin.

Fenomena "Kerokan" saat masuk angin
Kerokan berfungsi untuk memperlebar pembuluh darah yang menyempit, terutama daerah punggung yang pembuluh darah kulitnya paling panjang dan menyebar kemana-mana. Saat kulit di kerok, muka pembuluh darah kapiler di permukaan kulit akan pecah dan memaksa pembuluh darah di sekitarnya melebar. Pelebaran yang di tandai dari pembesaran diameter vaskuler ini juga disertai dengan migrasi sel darah putih, agen kekebalan tubuh tertipu, karena mengira tubuh terluka.

Pada saat di kerok, akibat tekanan dari kerokan, terjadi pemaparan pada jaringan endotel dan akhirnya mekanisme tubuh menghasilkan endorfin. Endorfin inilah yang membuat tubuh merasa nyaman, segar, eforia  dan memiliki efek candu.  Orang bisa kecanduan kerokan dan ini tidak baik bagi kesehatan. Dampak dari kerokan secara berkala akan membuat kulit iritasi dan pembuluh darah halus mudah pecah. Kerokan juga menyebabkan reaksi Kardiovaskuler, suhu tubuh menjadi meningkat 0,5-2 derajat C


sumber : 
- http://jadimengerti.blogspot.co.id/2015/03/penjelasan-ilmiah-mengenai-penyakit.html
- Wikipedia Indonesia
- dr. Kosasi Kwek, Kompasiana, Masuk Angin Apa Sebenarnya?, 11 February 2014
- faktailmiah.com, Kerokan.

Temanku

Temanku

Aku sendiri
Mereka tidak menyukai ku
Para makhluk kerdil di desa
Aku hanya bisa berdiam diri di gua

Tiap bertemu makhluk kerdil dari desa
Mereka berisik sekali..
Membawa bawa tanduk dan bunga merah
Bunga merah yang panas... menyakitkan..

Aku mempunyai beberapa teman di gua
Percaya atau tidak mereka itu makhluk kerdil...!
Mereka sangat menyukai gua ku, mereka tidak ingin keluar
Mereka juga cukup pendiam, mereka tidak berisik seperti makhluk kerdil lainnya

Aku senang ada makhluk kerdil yang berusaha berteman denganku
Aku lekas mengajaknya ke gua untuk bertemu teman temanku!
Nampaknya dia tidak menyukai teman temanku...
Dia menjadi berisik... sangat berisik...
Akhirnya dia diam

Temanku bertambah satu

Si Kucing

Si Kucing

Di malam gelap, aku bangun kelaparan
Pengap sekali dapurku ini, kubuka jendela
Ku ambil pisau kupotong sebuah roti, kucing tetangga datang lewat jendela
Kuberi dia sepotong roti... ia memakannya... kukira kucing tidak suka roti...
Ini sebuah kesalahan
Dia pasti datang untuk memintanya lagi

Bulan besinar, malam berganti, ku lapar lagi
Ku ambil pisau, ku potong roti
Si kucing telah menunggu dijendela
Aku seperti mempunyai teman baru yang menemani makan di tengah malam

Si kucing jadi datang terus menerus dengan kelaparannya
Ku keluarkan pisau, ku potong roti
Aku bisa lihat semangatnya ketika aku memotong bagiannya
Ia sangat lahap, dia menjadi dekat denganku

Bintang bersinar, malam berganti, ku lapar lagi
Ku asah pisau, kucing menghampiri
Dia sangat bersemangat hari ini
Ku potong roti
Aku makan sendiri lagi




Sabtu, 04 November 2017

pemuda dan sosialisasi


TUGAS ISD
PEMUDA DAN SOSIALISASI









1509795711102.jpg
KELOMPOK 5 :
1.          Andrea Surya D
2.          FahrulRoziAlfayet
3.          M IrvanHaqiqi
4.          Nanda EndriRomadhon



BAB I
PENDAHULUAN

I.I LATAR BELAKANG
Pemudadansosialisasiadalah 2 hal yang tidakbisadipisahkan, banyakcontohmasalahsosial yang melibatkan para pemudapemudi di Indonesia ,olehkarenaitupemudamasihmemerlukanpembinaansertapembelajarankearah yang lebihbaik. Kita ketahuibahwapemudaataugenerasimudamerupakankonsep-konsep yang selaludikaitkandenganmasalahnilai, halinimerupakanpengertianidiologisdankulturaldaripadapengertianini. Didalammasyarakatpemudamerupakansatuidentitas yang potensialsebagaipeneruscita-citaperjuanganbangsadansumberinsanibagipembangunanbangsanya karma pemudasebagaiharapanbangsadapatdiartikanbahwasiapa yang menguasaipemudaakanmenguasai masa depan.

I.II RUMUSAN MASALAH
1.Apa PengertianPemuda?
2.Apa PerananPemudaDalam Masyarakat
3.Apa PengertianSosialisasi?
4.Apa TujuanSosialisasi?
5.Apa Hubungan Antara Pemuda Dan Sosialisi?

BAB II
II.I Pembahasan

Pemuda
Jikadilihatdaridefinisipemuda, seperti yang tertuangdalamUndang-UndangRepublik Indonesia No. 40 tahun 2009 (Pasal 1 Ayat (1)), menyebutkan, pemudaadalahwarganegara Indonesia yang memasukiperiodepentingpertumbuhandanperkembangan yang berusia 16 (enambelas) sampai 30 (tigapuluh) tahun. SedangkankarakteristikpemudamenurutUndang-UndangRepublik Indonesia No. 40 tahun 2009 (Pasal 6) adalahmemilikisemangatkejuangan, kesukarelaan, tanggungjawab, danksatria, sertamemilikisifatkritis, idealis, inovatif, progresif, dinamis, reformis, danfuturistik.

PerananPemudaDalam Pembangunan Masyarakat ,Bangsadan Negara
Dalamhubungannyadengansosialisasigeenerasimudakhususnyamahasiswatelahmelaksanakan proses sosialisasidenganbaikdandapatdijadikancontohuntukgenerasimuda, mahasiswapadakhususnyapadasaatini.
Proklamasikemerdekaan 17 agustus 1945 ternyataperluditebusdenganpengorbanan yang tinggi. Oleh karenasegerasetelahproklamasipemuda Indonesia membentukorganisasi yang bersifatpolitikmaupunmiliter, diantaranya KAMI (KesatuanAksiMahasiswa Indonesia) yang didirikanolehmahasiswadalamsejarahperjuanganbangsa Indonesia.
KAMI menjadipeloporpemdobrakkearahkehidupanbaru yang kemudiandikenaldengannamaordebaru (ORBA). Barangsiapamenguasaigenerasimuda, berartimenguasai masa depansuatubangsa, demikianbunyisuatupepatah. Berarti masa depansuatubangsaituterletakditangangenerasimudas.
Kalaudilihatlebihmendalam, mahsiswapadagarisbesarnyamempunyaiperanansebagai :
  1. Agent of change
  2. Agent of development
  3. Agent of modernization

Sosialisasi
Sosialisasiadalah proses yang membantuindividumelalui media pembelajarandanpenyesuaiandiri, bagaimanabertindakdanberpikir agar iadapatberperandanberfungsi, baiksebagaiindividumaupunsebagaianggotamasyarakat. Ada beberapahal yang perlukitaketahuidalamsosialisasi, antara lain: Proses Sosialisasi, Media SosialisasidanTujuanSosialisasi.

Sosialisasiadalah proses yang membantuindividumelalui media pembelajarandanpenyesuaiandiri, bagaimanabertindakdanberpikir agar iadapatberperandanberfungsi, baiksebagaiindividumaupunsebagaianggotamasyarakat. Berikutpengertiansosialisasimenurut para ahli :
1. Charlotte Buhler
Sosialisasiadalah proses yang membantuindividu-individubelajardanmenyesuaikandiri, bagaimanacarahidup, danberpikirkelompoknya agar iadapatberperandanberfungsidengankelompoknya.
2. Peter Berger
Sosialisasiadalahsuatu proses dimanaseseorangmenghayatisertamemahaminorma-normadalammasyarakattempattinggalnyasehinggaakanmembentukkepribadiannya.
3. Paul B. Horton
Sosialisasiadalahsuatu proses dimanaseseorangmenghayatisertamemahaminorma-normadalammasyarakattempattinggalnyasehinggaakanmembentukkepribadiannya.
4. SoerjonoSoekanto
Sosialisasiadalah proses mengkomunikasikankebudayaankepadawargamasyarakat yang baru.



Kesimpulan
1.      Jikadilihatdaridefinisipemuda, seperti yang tertuangdalamUndang-UndangRepublik Indonesia No. 40 tahun 2009 (Pasal 1 Ayat (1)), menyebutkan, pemudaadalahwarganegara Indonesia yang memasukiperiodepentingpertumbuhandanperkembangan yang berusia 16 (enambelas) sampai 30 (tigapuluh) tahun.
2.      Perananpemudadalampembangunanmasyarakatadalahsebagai agent of change, agent of development, dan agent of modernization.
3.      Sosialisasiadalah proses yang membantuindividumelalui media pembelajarandanpenyesuaiandiri, bagaimanabertindakdanberpikir agar iadapatberperandanberfungsi, baiksebagaiindividumaupunsebagaianggotamasyarakat.
4.      Memberiketerampilandanpengetahuan yang dibutuhkanseseorang
Mengembangkankemampuanseseoranguntukberkomunikasisecaraefektifdanefisien, sertamengembangkankemampuannyauntukmembaca, menulis, danbercerita.

5.      Hubunganantarapemudadansosialisasisangaterat. Karenasosialisasiadalahajang agar merekatahuapadanbagaimana yang harusmerekalakukanpadasaat di duniakerjanantinya.






Daftarpustaka

https://celoteh-galang.blogspot.co.id/2012/10/pemuda-sosialisasi-identitas-perguruan.html

Apatis

Tugas mandiri isd

Banyak sekali remaja remaja yang sangat aktif dalam bersosialisasi, dalam bentuk yang positif ataupun tidak. Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, yaitu makhluk yang perlu berinteraksi dengan jenisnya untuk bertahan hidup. Tapi tidak semua manusia bersikap demikian, ada yang benar benar tidak “bisa” berinteraksi dan ada yang tidak “ingin” berinteraksi. Bagi yang tidak “ingin” berinteraksi dengan manusia lain, kita sebut manusia apatis.
Apatisme adalah kata serapan dari Bahasa Inggris, yaitu apathy. Kata tersebut diadaptasi dari Bahasa Yunani, yaitu apathes yang secara harfiah berarti tanpa perasaan. Sedangkan menurut AS Hornby dalam Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English: apathy is an absence of simpathy or interest. Dari definisi-definisi di atas, maka dapat ditarik satu benang merah definisi apatisme, yaitu hilangnya simpati, ketertarikan, dan antusiasme terhadap suatu objek.
Orang yang memiliki sifat apatis memiliki kecenderungan untuk tidak peduli dengan sekitarnya, atau biasa kita sebut “cuek”.   Secara psikologis, kondisi apatik ini berpeluang menciptakan sikap yang lebih patetik di tingkat yang fatalistik. Ketidakpedulian atau "masa bodoh" massal ini dapat berakhir pada sikap yang fatal dengan, misalnya, hanya mengakui kebenaran kelompok (dirinya) sendiri. Sebuah fatalisme yang segera akan diiringi tindakan ekstrem atau anarkistis sebagai destruksi sosial (personal juga, tentu saja) yang menghasilkan kehancuran dasar kebersamaan, komunalitas hingga apa yang disebut kebangsaan (nasionalisme, dalam istilah lebih sempit).
Faktor faktor yang mempengaruhi sikap apatisme seseorang diantaranya
1.       Tuntunan ekonomi
2.      Lemahnya komunikasi sosial
3.      Media masa
4.      Keluarga yang tak sempurna (broken home)
Salah satunya cara agar kita dapat mengubah sikap apatisme seseorang diantaranya membuat organisasi sosial yang melibatkan warga sekitar agar lebih sering berinteraksi satu sama lain, karena sikap apatis amat sulit dibenahi jika hanya dilawan sendiri. Maka faktor external adalah cara yang lebih baik, sering merangkul teman, melawan sikap yang menghancurkan rasa percaya diri seperti bullying.
Walaupun sikap apatisme merupakan hal yang sulit dilawan, setidaknya menanamkan mindset bahwa apatisme dan individualis merupakan sikap yang kurang baik. Agar Negara ini memiliki bibit-bibit untuk mempunyai orang-orang yang terbaik dan tidak terpengaruh oleh lingkungan yang buruk dan menyebabkan sikap yang tidak baik itu timbul dan tumbuh di dalam diri para remaja

Sumber : http://iqbalvalle.blogspot.co.id/2016/10/sikap-apatisme-remaja.html