Rabu, 25 Oktober 2017

Uji coba bakteri Lactobacillus bulgaris

BAB I  PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.
Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan. Di bidang medis, penerapan bioteknologi pada masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal.
Salah satu makanan yang dibuat dengan proses bioteknologi adalah yogurt. Yoghurt atau yogurt, adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk sari kacang kedelai. Produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. Pembuatan yoghurt melibatkan proses fermentasi oleh mikroorganisme Lactobacillus bulgaris dan Streptococcus thermophilus.

2.      Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan bioteknologi?
2.      Apa itu yoghurt?
3.      Bagaimana produk yang dihasilkan dalam pemanfaatan bioteknologi ini?

3.      Tujuan Penelitian
1)      Mengetahui yang dimaksud dengan bioteknologi
2)      Mengetahui yoghurt
3)      Mengetahui mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt
4)      Mengetahui produk yang dihasilkan dalam pemanfaatan bioteknologi ini.

4.      Hipotesis
Akan ada terjadi perubahan pada susu yang difermentasi dengan bakteri Lactobacillus bulgaris




BAB II  KAJIAN TEORI
1.      Kajian Teori
1.1.   Bioteknologi
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.
Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan. Di bidang medis, penerapan bioteknologi pada masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal.
Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS. Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala. Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan. Penerapan bioteknologi pada masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.
1.2     Yoghurt
Yoghurt atau yogurt, adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk sari kacang kedelai. Produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. Yoghurt tersedia dalam beraneka macam rasa, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat juga popular.

1.3  Lactobacillus bulgaris
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Upaspesies:
L. d. bulgaricus
BAB III  METODE PENELITIAN
1.      Jenis Penelitian
Penyusunan laporan ilmiah ini menggunakan metode uji coba.
2.      Alat dan Bahan
2.1.   Alat
1.           Toples kaca
2.           Sendok plastik
3.           Panci
4.           kompor
5.           Gelas ukur
2.2.   Bahan
1.           Susu full cream
2.           Bibit yoghurt (Lactobacillus bulgaris)

3.      Prosedur Penelitian
1.            Memanaskan susu sebanyak 500ml sampai mendidih lalu diamkan hingga hangat (~44°C).
2.            Menuangkan susu kedalam toples kaca.
3.            Mencampur bibit yoghurt pada susu.
4.            Mengaduk susu dengan sendok plastik.
5.            Menutup toples kaca dengan rapat.
6.            Menunggu susu hingga mengental kira kira 4-5 jam pada suhu hangat.
7.            Memasukan toples susu ke dalam kulkas jika sudah mendapatkan kekentalan yang diinginkan.





BAB IV  HASIL PENELITIAN

1.      Data Hasil Pengamatan
a)      Konsep bioteknologi terbukti melalui praktikum pembuatan yoghurt dengan proses fermentasi;
b)      Susu yang difermentasi dengan bibit yoghurt dengan waktu fermentasi dan suhu yang berbeda akan menghasilkan hasil yang berbeda.

2.      Pembahasan
Yoghurt adalah makanan yang dibuat dari fermentasi  terhadap susu yang menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaris dan/atau  Streptococcus thermophilus. Bakteri merombak gula susu alami dan melepaskan asam laktat sebagai produk sisa. Keasaman meningkat menyebabkan protein susu untuk membuatnya padat. Keasaman meningkat (pH=4-5) juga menghindari proliferasi bakteri patogen yang potensial

BAB V  PENUTUP

1.          Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari percobaan bioteknologi pembuatan yogurt adalah sebagai berikut :
a)      Hasil bioteknologi susu dan bakteri Lactobacillus bulgaris dengan proses fermentasi akan menghasilkan yoghurt.
b)      Pembuatan yoghurt harus menggunakan alat dan bahan yang steril.
c)      Waktu fermentasi dan suhu disekeliling susu ketika di fermentasi akan mempengaruhi hasil fermentasi.

DAFTAR PUSTAKA







Tidak ada komentar:

Posting Komentar