TUGAS
PEMINDAHAN TANAH MEKANIS
SPESIFIKASI
ALAT BERAT

DISUSUN OLEH :
ALIA
HAPSARI DISTIANA ADININGTYA (10317488)
ANDREA
SURYA DEWANGGA (10317717)
INDA
AFRIANTI (12317896)
NAUFAL
FITRIANO ADRIAN (14317455)
SARAH
AFIFAH (15317516)
SYAHDILA
ANUGRAH FIRDAUS (15317830)
JURUSAN
TEKNIK SIPIL
FAKULTAS
TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS
GUNADARMA
1. Pengertian Alat-alat berat
Alat-alat
berat (yang sering dikenal di dalam ilmu Teknik Sipil) merupakan alat yang
digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu
struktur bangunan. Alat berat merupakan faktor pentingdidalam proyek, terutama
proyek-proyek konstruksi maupun pertambangan dankegiatan lainnya dengan skala
yang besar (Rostiyanti 2009)
Tujuan dari penggunaan alat-alat berat tersebut adalah
untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaannya, sehingga hasil yang
diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah dengan waktu yang relatif lebih
singkat.
Alat
berat yang umum dipakai dalam proyek kostruksi antara lain :
– Dozer,
– Alat
gali (excavator) seperti backhoe, front shovel, clamshell;
– Alat
pengangkut seperti loader, truck dan conveyor belt;
– Alat
pemadat tanah seperti roller dan compactor, dan lain lain.
2. Klasifikasi
alat-alat berat
Alat berat juga dapat dikategorikan ke dalam beberapa
klasifikasi. Klasifikasi tersebut adalah klasifikasi fungsional alat berat dan
klasifikasi operasional alat berat.
2.1.
Klasifikasi Fungsional Alat Berat
Yang dimaksud dengan klasifikasi
fungsional alat adalah pembagian alat tersebutberdasarkan fungsi-fungsi utama
alat. Berdasarkan fungsinya alat berat dapatdibagi atas berikut ini (Rostiyanti 2009)
a. Alat Pengolah Lahan
Kondisi
lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan asli yang harus dipersiapkan
sebelum lahan tersebut mulai diolah. Jika pada lahan masih terdapat semak atau
pepohonan maka pembukaan lahan dapat dilakukan dengan menggunakan dozer.
Untuk pengangkatan lapisan tanah paling atas dapat digunakan scraper.
Sedangkan untuk pembentukan permukaan supaya rata selain dozer dapat
digunakan juga motor
grader.
Bulldozer
dapat dibedakan menjadi dua yakni menggunakan roda kelabang (Crawler Tractor Dozer)
dan Buldoser yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer). Pada dasarnya Buldoser menggunakan
traktor sebagai tempat dudukan penggerak utama, tetapi lazimnya traktor
tersebut dilengkapi dengan sudu sehingga dapat berfungsi sebagai Buldoser yang
bisa untuk menggusur tanah.
Buldoser
digunakan sebagai alat pendorong tanah lurus ke dapan maupun ke samping,
tergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk pekerjaan di rawa digunakan jenis
Buldoser khusus yang disebut Swamp Bulldozer.
b. Alat Penggali
Jenis
alat ini dikenal juga dengan istilah excavator. Beberapa alat berat digunakan untuk menggali
tanah dan batuan. Yang termasuk didalam kategori ini adalah front shovel, backhoe, dragline,
dan clamshell.

c. Alat Pengangkut Material
Crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material,
karena alat ini dapat mengangkut material secara vertical dan
kemudian memindahkannya secara horizontal pada jarak jangkau yang relatif
kecil. Untuk pengangkutan material lepas (loose material) dengan jarak tempuh yang relatif jauh, alat
yang digunakan dapat berupa belt, truck dan wagon. Alat-alat ini memerlukan alat lain yang membantu
memuat material ke dalamnya.
d. Alat Pemindahan Material
Yang
termasuk dalam kategori ini adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai
alat transportasi tetapi digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke
alat yang lain. Loader dan dozer adalah
alat pemindahan material.
e. Alat Pemadat
Jika pada suatu lahan dilakukan penimbunan maka pada lahan tersebut perlu
dilakukan pemadatan. Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan, baik untuk
jalan tanah dan jalan dengan perkerasan lentur maupun perkerasan kaku. Yang
termasuk sebagai alat pemadat adalah tamping roller, pneumatictiredroller, compactor, dan lain-lain. Pekerjaan
pembuatan landasan pesawat terbang, jalan raya, tanggul sungai dan sebagainya
tanah perlu dipadatkan semaksimal mungkin. Pekerjaan pemadatan tanah dalam
skala kecil pemadatan tanah dapat dilakukan dengan cara menggenangi dan
membiarkan tanah menyusust dengan sendirinya, namun cara ini perlu waktu lama
dan hasilnya kurang sempurna; agar tanah benar-benar mampat secara sempurna
diperlukan cara-cara mekanis untuk pemadatan tanah.
Pemadatan tanah secara mekanis umumnya dilakukan dengan menggunakan mesin
penggilas (Roller);
klasifikasi Roller yang
dikenal antara lain adalah:
·
Berdasarkan cara geraknya; ada yang
bergerak sendiri, tapi ada juga yang harus ditarik traktor.
·
Berdasarkan bahan roda penggilasnya, ada
yang terbuat dari baja (SteelWheel)
dan ada yang terbuat dari karet (pneumatic).
·
Dilihat dari bentuk permukaan roda; ada
yang punya permukaan halus (plain),
bersegmen, berbentuk grid,
berbentuk kaki domba, dan sebagainya.
·
Dilihat dari susunan roda gilasnya; ada
yang dengan roda tiga (Three Wheel),
roda dua (Tandem Roller),
dan Three Axle Tandem Roller.
·
Alat pemadat yang menggunakan penggetar (vibrator).
f. Alat Pemroses Material
Alat ini dipakai untuk
mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan ukuran yang
diinginkan. Hasil dari alat ini misalnya adalah batuan bergradasi, semen,
beton, dan aspal. Yang termasuk didalam alat ini adalah crusher dan concrete mixer truck. Alat yang dapat
mencampur material-material di atas juga dikategorikan ke dalam alat pemroses
material seperti concretebatch
plant dan asphalt
mixing plant.
g.
Alat Penempatan Akhir Material
Alat digolongkan pada kategori
ini karena fungsinya yaitu untuk menempatkan material pada tempat yang telah
ditentukan. Ditempat atau lokasi ini material disebarkan secara merata dan
dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Yang termasuk di
dalam kategori ini adalah concrete spreader, asphalt paver, motor grader, dan alat pemadat.
2.2.
Klasifikasi operasional Alat Berat
Alat-alat berat dalam pengoperasiannya
dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain atau tidak dapat digerakan
atau statis. Jadi klasifikasi alat berdasarkan pergerakannya dapat dibagi atas
berikut ini.
a. Alat dengan Penggerak
Alat penggerak merupakan
bagian dari alat berat yang menerjemahkan hasil dari mesin menjadi kerja.
Bentuk dari alat penggerak adalah crawler atau roda kelabang dan ban karet.
Sedangkan belt merupakan
alat penggerak pada conveyor belt.
·
b. Alat
Statis
Yang termasuk dalam
kategori ini adalah towercrane, batching plant, baik untuk beton
maupun untuk aspal serta crusher
plant.
Crane
(alat pengangkat) jenisnya ada bermacam- macam: Crane gelegar, cranekolom
putar, crane putar, crane portal, crane menara, crane kabel,dan mobil crane.
Beberapa jenis Crane banyak digunakan dalam proyek-proyek bangunan sipil yang
berkaitan dengan pemindahan tanah adalah mobile crane, sebab craneini dapat
dengan mudah dipindah-pindahkan, karena pekerjaan pemindahan tanah secara
mekanis membutuhkan mobilitas alat yang relatif tinggi







Tidak ada komentar:
Posting Komentar